(Dalam persepsi menjalankan keberanian berbasis kearifan local Sunda) ( Penulis : Yoga Rukma Gandara, ST., MT). Pemerhati Perkotaan Lembur di Urus, Kota di Tata…… Itulah slogan yang di usung Kang Dedi Mulyadi mulai dari Pencalonan Wakil Gubernurd dulu sampai pencalonan Gubernur baik itu Ketika berpasangan dengan Dedy Mizwar dulu Ketika tahun 2018 dan kemarin dengan Kang Erwan pada tahun 2024. Lembur dan Kota konsisten menjadi perhatian Kang Dedi Mulyadi (KDM) sejak mulai Kampanye. Sejauh mana kiprah KDM setalah mejalani kepemimpinan sebagai Gubernur dalam mewujudkan Lembur di Urus, kota di Tata. Tulisan kali ini penulis mencoba melihat persepsi Keberanian KDM dalam menata Kota dikaitkan dengan keberanian berbasis kearifan local sunda, karena KDM seperti yang kita ketahui selalui membawa bendera-bendera kasundaan dalam kehidupan sehari harinya maupun gaya kepemimpinannya. Seperti yang kita ketahui bahwa banyak sekali yang berkepentingan dengan sebuah Kota, mulai dari Masyaraka...
Seiring dengan perkembangan Jaman, Kota sebagai salah satu tempat bertumbuh kembang Masyarakat juga mengalami perkembangan. Banyak kota-kota lama yang berkembang sesuai dengan pertambahan jumlah penduduk ataupun pertambahan kegiatan perekonomian perkotaan dan tidak sedikit muncul Kota-kota baru yang bermunculan akibat kebutuhan Masyarakat tersebut. Perkembangan kota baik kota lama yang terus berkembang maupun kota-kota baru pada Era sekarang ini sayangnya cenderung berkembang tanpa diiringi oleh karakteristik kota tersebut. Dengan alasan Internasional Style ataupun alasan lain, kadang-kadang perkembangan suatu kota tidak mempunyai kekhasan dalam karakteristik kota tersebut, apalagi di era digital sekarang ini kadang-kadang perkembangan kota juga seperti copy paste dengan kota-kota lain yang sudah berkembang. Seperti apa sih kota berkarakter tersebut ? sebelumnya akan dibahas sedikit mengenai Kota yang berkarakter sesuai dengan pendapat beberapa pakar perkotaan. Dalam studi de...